Jawaban UH Ekonomi Pendapatan Nasional

Standard
  1. Untuk apa ya pendapatan nasional harus dihitung ?
  2. Bagaimanakah pendapatan perkapita Indonesia ? Coba cari data di internet dan beri penjelasan tentang pendapatmu!
  3. Carilah perbandingan perndapatan perkapita negara-negara di ASEAN (Jangan lupa cantumkan sumbernya), lalu berikan analisanya !
  4. Jelaskan hubungan pendapatan nasional, jumlah penduduk, dan pendapatan per kapita.

 

Jawaban:

1. Untuk mengukur kemakmuran suatu negara

2. Pendapatan per kapita sekitar 3.500 dolar AS, Produk Domestik Brtuto (PDB) Rp 7.417,2 triliun atas sekitar 525 miliar dollar AS. Membaik, dan menurut Informasi per Agustus 2012 naik 6,4%.

4. Pendapatan perkapita adalah Jumlah pendapatan nasional dibagi jumlah penduduk. jika jumlah penduduk naik, maka pendapatan perkapita berkurang, jika pendapatan nasional naik maka pendapatan perkapita naik.

3. Hasil 2011 pendapatan perkapita negara ASEAN. Indonesia harusnya bisa mencapai puncak, tetapi karena jumlah penduduk yang banyak, korupsi, dan sebagainya membuat indonesia stuck di posisi ke 5. sumber : http://worldofgovanadi.blogspot.com/2012/03/daftar-pendapatan-perkapita-negara.html

No
Negara
Pendapatan Perkapita
1.
Singapura
US$ 57,238
2
Brunei Darussalam
US$ 47,200
3.
Malaysia
US$ 14,603
4.
Thailand
US$ 8,643
5.
Indonesia
US$ 4,380
6.
Philippines
US$ 3,725
7.
Vietnam
US$ 3,725
8.
Laos
US$ 2,435
9.
Kamboja
US$ 2,086
10.
Burma
US$ 1,900
11
Myanmar
US$1,246

 

Pemasalahan Ekonomi Mikro dan Makro

Standard
  1. Sebutkan ciri-ciri permasalahan yang dibahas pada mikro ekonomi!
  2. Sebutkan 5 contoh bahasan makro ekonomi!
  3. Sebutkan 3 negara berkembang, dan jelaskan satu per satu mengapa negara tersebut dikatakan negara berkembang!
  4. Sebutkan 3 negara maju, dan jelaskan satu persatu mengapa negara tersebut dikatakan negara maju !
  5. China termasuk negara maju atau berkembang ? Berikan alasannya !
  6. Menurutmu, apakah Indonesia kelak akan menjadi negara maju ? Jelaskan analisamu!
  7. Menurutmu, apakah Indonesia sudah memasuki arena globalisasi ? Jelaskan alasannya!
  8. Mengapa Indonesia masih berutang ?

Jawaban:

  1. Ilmu ekonomi mikro mempelajari variabel-variabel ekonomi dalam lingkup kecil misalnya perusahaan, rumah tangga. Dalam ekonomi mikro ini dipelajari tentang bagaimana individu menggunakan sumber daya yang dimilikinya sehingga tercapai tingkat kepuasan yang optimum.
  2. contoh: Kemiskinan ,Hutang negara ,Inflasi ,Pajak ,Deflasi
  3. Indonesia: Angka harapan hidup rendah, angka kemiskinan tinggi, ekspor barang mentah, kebersihan kota-kota besar kurang, pendapatan per kapita rendah.

         Mexico : Sama dengan atas

         Ethiopia: Sama dengan atas

    4. German: Ekspor berupa barang jadi, kualitas pendidikan tinggi, pendapatan per kapita tinggi, penduduk banyak di perkotaan.

        Inggris: Sama dengan atas

        USA: Sama dengan atas

    5. Maju, karena sudah menguasai ekonomi dunia, produksi mobil sudah maju, barang-barang buatan China memenuhi pasar, dan memang sudah dikatakan di Al-Qur’an.

    6. Sangaaat yakin. Konon negeri yang ditetapkan oleh Prof. Arysio Santos sebagai “The land lost in time” atau Atlantis ini sesuai dengan ciri ciri yang disebutkan Plato merupakan Negri yang sangat maju pada zaman dulu dan hancur karena kesombongan dan dosa dosa para penduduk negri Atlantis. Karena keindahan negeri ini juga Belanda menjajah negeri ini.  Mungkin nanti saat pemimpin-pemimpin bangsa kita sudah baik akhlaknya dan sudah dibenahi negeri ini, pasti akan jaya kembali. Apa sih yang Indonesia gak punya? SDA banyak, orang jenius banyak. Tapi lari ke luar semua.. tidak terpakai di negerinya.

     7. Iya, tapi sebagai konsumen. Hacker no.1 dari Indonesia, tapi komputernya buatan Amerika. Penyumbang tweet terbanyak per hari, tapi twitter, Inc punya Amerika. 

    8. Ya, uang untuk membangun fasilitas negeri ini hasilnya cuma bisa kita lihat dirumah dan perut para pejabat. Untuk mengembangkan SDM dibutuhkan biaya besar, akhirnya ngutaang terus biar Instant.  

Jawaban UH 4 Ekonomi

Standard

1. Ciri-ciri pasar persaingan sempurna:

· Adanya penjual dan pembeli yang sangat banyak.
Banyaknya penjual dan pembeli menyebabkan masing-
masing pihak tidak dapat mempengaruhi harga.
Harga ditentukan oleh mekanisme permintaan dan
penawaran di pasar. Dengan demikian, pengusahalah
yang menyesuaikan usahanya dengan harga pasar
yang telah ada. Demikian pula konsumen secara
perorangan tidak dapat mempengaruhi harga pasar
dengan jalan memperbesar atau memperkecil jumlah
pembeliannya.

· Produk yang dijual perusahaan adalah sejenis
(homogen).
Produk yang ditawarkan adalah sama dalam segala
hal. Dalam pikiran pembeli, masing-masing hasil
produksi suatu perusahaan dilihat sebagai sebuah
substitusi yang sempurna untuk hasil produksi dari
perusahaan lain di pasaran. Akibatnya penentuan
pembelian oleh konsumen tidak tergantung kepada
siapa yang menjual produk tersebut.

· Perusahaan bebas untuk masuk dan keluar.
Masing-masing penjual ataupun pembeli mempunyai
kebebasan untuk masuk dan keluar pasar. Tidak
turut sertanya salah satu pengusaha atau pembeli
dalam pasar tersebut, tidak akan berpengaruh
kepada harga pasar, karena jumlah produk yang
ditarik/dibeli sedemikian kecilnya sehingga dapat
diabaikan jika dibandingkan dengan total produk
yang terdapat di pasar.

· Para pembeli dan penjual memiliki informasi yang
sempurna.
Para penjual dan pembeli mempunyai informasi yang
lengkap mengenai kondisi pasar, struktur harga,
dan kuantitas barang yang sesungguhnya.
Keterangan ini mudah didapat dan tidak memerlukan
biaya yang besar (costless)

2. Ciri-ciri pasar monopoli:
· hanya ada 1 orang penjual
· terdapat banyak pembeli
· produk untuk pasar monopoli tidak
mempuanyibarang penganti yang dekat
· adanya hampatan untuk masuk ke dalam pasar
contoh gambar persaingan tidak sempurna(monopoli):
contoh lain dari pasar persaingan tidak
sempurna adalah monopolistik. Ciri ciri pasar
monopolistik, sebagai berikut :
· tedapat banyak produsen atau penjual
· jenis barang yang dipasarkan berbeda
· adanya kemampuan produsen untuk
mempengaruhi harga
· produsen lain mudah masuk ke pasar
· promosi penjualan harus aktif
contoh gambar persiangan pasar monopolistik :

3. Ciri-ciri pasar Oligopoli:
· Terdapat banyak pembeli di pasar

· Hanya ada beberapa perusahaan(penjual) yang
menguasai pasar.

· Produk yang dijual bisa bersifat homogen dan
bisa juga berbeda, namun memenuhi standar
tertentu.

· Adanya saling tergantungan.
Kebijakan harga dan kuantitas produksi satu
produsen akan berpengaruh terhadap kebijakan
harga dan kuantitas produsen lain.

· Adanya hambatan bagi pesaing baru.
Perusahaan yang telah lama dan memiliki pangsa
pasar besar akan memainkan peranan untuk
menghambat perusahaan yang baru masuk ke dalam
pasar oligopoly tersebut.

· Penggunaan iklan sangat intensif.
Iklan salah satu senjata ampuh untuk perusahaan
oligopoli untuk bersasing dengan perusahaan yang
lain, karena dapat mengubah tingkah laku dan selera
konsumen.
Contoh dari pasar oligopoli:

>Perusahaan Mobil, dll.
4)Pasar Tenaga Kerja adalah seluruh aktivitas dari
pelaku-pelaku untuk mempertemukan pencari kerja
dengan lowongan kerja, atau proses terjadinya
penempatan dan atau hubungan kerja melalui
penyediaan dan penempatan tenaga kerja. Pelaku-
pelaku yang dimaksud disini adalah pengusaha,
pencari kerja dan pihak ketiga yang membantu
pengusaha dan pencari kerja untuk dapat saling
berhubungan.
Ciri-ciri pasar tenaga kerja:
· Ada tenaga kerja
· Ada perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja
· Ada kesepakatan antara pengusahaan dan
tenagag kerja untuk dapat bekerja sama

5) Pasar factor produksi adalah pasar yang
mempertemukan pencari factor produksi
(perusahaan) dengan pemilik factor produksi,
bisa berupa tenaga kerja, modal, sumber daya alam
dan keahlian.
Ciri ciri pasar factor produksi:
· Adanya perusahaan yang membutuhkan factor
produksi
· Adanya penyedia factor produksi
· Adanya kesepakatan antara perusahaan yang
membutuhkan factor produksi dengan yang memilki
factor produksi
· Permintaan dan penawaran dilakukan dalam
jumlah besar
· Jenis permintaan dengan penawaran sesuai
dengan produksi yang dihasilkan.

Jawaban Essay Ekonomi Bab 3

Standard

Pertanyaan:

Pak Amir Samsudin adalah seorang pedagang mangga di Pasar Tambun. Mangga simanalagi pada hari ini dijual di pasaran seharga Rp. 6.000,00/kg. Kemarin, Pak Amir baru saja membeli mangga dari Ibu Tutik, tetangga samping rumahnya. Dengan  begitu, Pak Amir sebenarnya bisa menjual harga mangga sebesar Rp, 4.000,00 per kg.  Sementara itu, Bu Sinta yang baru saja gajian, membawa uang ke pasar sebesar Rp. 10.000,00. Asumsi Bu Sinta, harga mangga simanalagi Rp. 10.000,00. Karena harganya lebih murah, maka Bu Sinta membelinya 6.5 kg.

  1. Analisalah kasus di atas dan golongkanlah Pak Amir dan Bu Sinta termasuk ke dalam jenis penjual dan pembeli yang seperti apa ?
  2. Berapakah premi konsumen dan produsen yang dimiliki Pak Amir dan Bu Sinta?
  3. Tuliskan Hukum Permintaan dan Penawaran dan berikan contoh nyata dalam kehidupanmu sehari-hari!
  4. Tuliskan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran!
  5. Fungsi permintaan Qd = 210 – 3P dan fungsi penawaran Q = -40 + 2P. Buatkan kurva keseimbangan !
  6. Perhatikan tabel berikut :
Harga Jumlah
Rp. 2000

 

Rp. 4000

300

 

500

-Buatlah fungsi penawaran!

– Hitunglah koefisien elastisitasnya !

Jawaban: 

1. Pak Amir penjual supermarginal

  Bu Sinta pembeli supermarginal 

2. Premi konsumen Pak Amir: 6000-4000= Rp.2000 premi untuk para kosumen.

  Premi produsen Bu Sinta: 10.000-6000= Rp.4000 keuntungan untuk para pedagang. Tambahan 0,5 kg.

3. hukum permintaan : “Semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta, dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta.” contoh: saat sepeda fixie sedang murah, langsung banyak sekali dalam satu sekolah saya peminatnya. contoh lain: mobil mobil mahal lebih jarang ditemui di jalan karena permintaannya sedikit. 
   

 hukum penawaran  : “Semakin tinggi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditwarkan.” contoh: Saat harga tempe naik, di tukang sayur langsung banyak supply tempe. Saat harganya turun, supply di tukang sayur sedikit. 

4. Faktor yang mempengaruhi Permintaan :

> Harga barang komplementer dan barang subtitusi
> Jumlah dan Karakteristik penduduk
> Perkiraan dan harapan masyarakat
> Perubahan tradisi, mode, dan selera rakyat
 >Jumlah Pendapatan
 
 
Faktor yang mempengaruhi Penawaran :
> Biaya produksi
> Ekspetasi atau harapan produsen
> Persediaan sarana produksi
> Peningkatan jumlah produsen
> Harga barang dan jasa lain
> Kemajuan Teknologi
> Peristiwa alam
5. 

Image

6. Image

 

Jawaban Soal Essay Ekonomi 2

Standard

Jawaban:

1. >2 sektor

            Image

>3 sektor

Image

>4 sektor

Image

2. Pastinya ada. Contohnya seperti sistem ekonomi Komando, pastinya pemerintah akan memegang peran yang banyak dalam kegiatan ekonomi. Hubungannya sangat erat antarra Sistem Ekonomi dan Kegiatan Ekonomi.

3. RTK: >Memberi faktor produksi kepada RTP

            >Mendapat upah dari RTP

            >Memberikan uang kepada RTP untuk membeli kebutuhan

            >Mendapat Barang kebutuhan dari RTP

            >Membayar pajak kepada pemerintah

            >Mendapat subsidi dari Pemerintah

            >Membeli barang ke luar negeri

            >Mendapat barang dari luar negeri

    RTP: >Mendapat faktor produksi dari RTK

            >Memberi upah kepada RTK

            >Mendapat uang dari RTK untuk membeli kebutuhan

            >Memberi barang kebutuhan kepada RTK

            >Membayar pajak kepada pemerintah

            >Mendapat pengeluaran Pemerintah

            >Memberi barang ke Luar Negeri (ekspor)

            >mendapat uang dari Luar Negeri

Pemerintah: >Mendapat uang pajak dari RTK

                  >Mendapat uang pajak dari RTP

                  >Memberi subsidi kepada RTK

                  >Memberi pengeluaran Pemerintah kepada RTP

Luar Negeri: >Mendapat Uang dari RTK

                  >Memberi barang ke RTK

                  >Mendapat barang dari RTP

                  >memberi uang ke RTP

4. Law of diminishing returns adalah sebuah hukum dalam ekonomi yang menjelaskan tentang proporsi input yang tepat untuk mendapatkan output maksimal. 

Teori ini menjelaskan bahwa ketika input yang kita miliki melebihi kapasitas produksi dari input, maka return (pendapatan) kita akan semakin menurun.Terdapat tiga tingkat dalam teori ini, yaitu fase increasing return (pendapatan yang meningkat), fase kedua dimana pendapatan tetap meningkat tapi pada intensitas yang lebih rendah dan fase ketiga adalah diminishing returns.

Fase pertama adalah fase increasing returns. Contoh logis adalah misalnya kita mempunyai sawah, dengan input petani. Satu sawah memiliki kapasitas petani sebanyak 10 orang. Maka, ketika kita menempatkan satu orang petani disana, kita akan mendapatkan output (beras). Begitu juga jika ditambah terus sampai misalnya angka 7. Ketika level petani sudah berada pada angka 7, output akan stabil dan terus menerus meningkat. Begitu juga jika sampai 8, 9 dan 10, pendapatan terus meningkat.

Namun, pendapatan ketika 7 petani disawah dengan 10 petani berbeda. Secara logika kita bisa melihat, misalnya saja para petani, ketika semakin banyak yang terlibat, akan secara psikologis bertambah malas. Atau mereka juga bisa bertambah susah dalam bekerja, karena sawah yang mereka garap semakin penuh. Tapi, pendapatan tetap meningkat. Oleh karena itu, posisi ketika petani sebanyak 8 sampai 10 bisa dikatakan fase 2 dari teori ini.

 Fase 3 adalah fase diminishing. Bayangkan jika sawah yang oleh 10 orang saja sudah sempit, ditambah lagi dengan 1,2, bahkan tiga orang lagi. Maka sawah akan semakin penuh. Disinilah timbul pendapatan yang menurun. Petani yang ada disana tidak produktif. Bahkan, pemilik sawah juga harus membayar lebih dari 10 petani, yang mana sawah itu sendiri hanya bisa menghasilkan output yang dilakukan oleh 10 petani.

Otomatis, pemilik sawah harus membayar lebih untuk itu, sehingga pendapatan mereka akan semakin menurun. Sawah juga akan semakin sesak jika diisi oleh lebih dari 10 orang, bisa jadi mereka justru mencangkul kaki dari petani yang lain, karena lahan nya sudah habis.

Demikianlah mengapa pendapatan bisa justru menurun jika angka buruh pada suatu pabrik terlalu banyak. Pabrik bisa rugi dan tidak bisa membayar para buruh, sehingga sampailah pada keputusan untuk melakukan PHK.

Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/economics/2079431-law-diminishing-return/#ixzz2AQWUxAFC

5. Perluasan produksi dapat dilakukan dengan cara:

>Ekstensifikasi, artinya perluasan produksi dengan cara menambah faktor-faktor atau unit produksi baru. Di bidang pertanian misalnya menambah areal pertanian, di bidang industri menambah tenaga kerja, mesin-mesin.

>Intensifikasi, artinya perluasan produksi yang dilakukan dengan cara meningkatkan produktivitas (kemampuan menghasilkan) dari faktor produksi yang ada pada tiap unit produksi. Di bidang pertanian misalnya dengan pemupukan, pengairan yang lebih intensif. Di bidang industri misalnya dengan pembagian kerja (spesialisasi kerja), peningkatan kemampuan dan keahlian kerja.

>Diversifikasi, artinya meningkatkan jenis dan macam produksi yang dihasilkan. Di bidang pertanian seperti tumpang sari.

6. >Produksi Primer: Memproduksi barang-barang/jasa kebutuhan primer/pokok. Contoh: Produksi beras, bahan pangan, pakaian.

>Produksi Sekunder: Memproduksi barang/jasa kebutuhan sekunder. Contoh: Telepon, bantal, bumbu masakan, dll.

>Produksi Tersier: Memproduksi barang/ jasa mewah. Contoh: Mobil, proyek milyaran rupiah, TV 32″.

7. Teori nilai pasar: Nilai dari suatu barang tergantung jumlah permintaan dan penawaran.

8.  Ricardo menjelaskan bahwa nilai tukar suatu barang ditentukan oleh ongkos yang perlu dikeluarkan untuk menghasilkan barang tersebut. Ongkos itu berupa biaya untuk bahan mentah dan upah buruh yang besarnya hanya cukup untuk dapat bertahan hidup yang disebut upah alami alami (natural wage).

9. Teori Nilai Lebih: Tenaga kerja mempunyai nilai tukar dan nilai pakai bagi pengusaha. Pengusaha mendapat keuntungan nilai lebih dari si Tenaga kerja.

10. Hukum Gossen 1: Jika kebutuhan dipenuhi terus menerus sampai pada titik tertinggi, dan lama kelamaan kenikmatan akan berkurang hingga mencapai kepuasan.

Hukum Gossen 2: Manusia akan memenuhi berbagai kebutuhan sampai tingkat intensitas yang sama.